Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu

Bacaan dzikir setelah sholat fardhu bagi umat muslim sangat dianjurkan oleh tokoh agama. Dzikir merupakan suatu amalan untuk mengingat Allah atas kebesaran dan keagungan-Nya.

Ketika setelah melaksanakan sholat agar Allah senantiasa mengabulkan doa yang kita panjatkan. Dengan memanjatkan doa dan dzikir setelah sholat setiap hari akan mampu meningkatkan amalan ibadah kita kepada Allah dan pastinya selalu mendatangkan ketenangan hati disaat menghadapi masalah.

Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi kehidupan kita dan menjadi amalan yang akan berguna di akhirat kelak. Oleh sebab itu, berdzikir telah menjadi suatu bentuk kegiatan atau ibadah yang dilakukan umat muslim yang juga dapat memperoleh pahala.

Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu

Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu. Source: unsplash @masjidmpd
  1. Membaca istighfar sebanyak tiga kali:

Astaghfirullaahal-adzim, Alladzii La Ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaihi (dibaca 3 kali)

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Nya.

2. Memuji Allah dengan bacaan:

Allohumma antas salaam wa minkas salaam tabarakta yaa dzal jalaali wal ikram

Artinya: “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan. Mahasuci Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

3. Membaca Surat Al Fatihah kemudian dilanjutkan dengan membaca ayat kursi

Allohu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la Huu maa fis samawaati wa maa fil ardh, mann dzalladzii yasyfa’u ‘inda Huu, illa bi idznih, ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ‘ilmi Hii illaa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuus samaawaati walardh, wa laa yauudlu Huu hifdzuhumaa, wa Huwal ‘aliyyul ‘adziiim

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

4. Membaca Surat Ali Imron ayat 18

Syahidallahu anhu ilaha illa huwa wal malaikatahu wa ulul ‘ilmi qi imanmbilqisthi. Laa ilaa ha illa huwa ‘azizulhakim. Innadiina ‘indallahul islam. Qulillahumma malikalmulki tu’tilmulku mantsya’u wa tanzi’ulmulka mimmantasya’u watu’izzu mantasya’u wa tudzillu mantasya’. Innaka ‘ala kulli syai’ing qadir. Tulijulaila finnahari bighairi hisab.

Artinya: “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia yang berhak disembah, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu juga menyatakan yang demikian itu. Tak ada Tuhan melainkan Dia yang berhak disembah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia yang berhak disembah, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu juga menyatakan yang demikian itu. Tak ada Tuhan melainkan Dia yang berhak disembah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

5. Membaca tasbih, tahmid, dan takbir 33 kali

Subhaanallah 33 Kali

Artinya: “Maha suci Allah”

Alhamdullillah 33 kali

Artinya: “Segala Puji Bagi Allah”

Allahuakbar 33 kali

Artinya: “Allah Maha Besar”

6. Selanjutnya, dilanjutkan dengan membaca:

Allahuakbar kabiiro walhamdulillahi katziro wasubhanallahibukrotawwa ashila. Laa ilaha illallahu wahdahu la syarikalah. Lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu wahuwa ‘ala kulli syai’ing qadir. Wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil’adzim. Afdhalu dzikri fa’lam annahu Laa ilaa ha illallah. Shallallahu’ala muhammad Laa ilaha illallahu muhammadurrasulullahi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim)”.

Demikianlah pembahasan mengenai bacaan dzikir setelah sholat sholat fardhu. Semoga Allah SWT selalu mengampuni dosa kita dan memberikan berkah untuk semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *